Kamis, 24 Juli 2014

tugas resensi novel


Resensi Novel
PERAHU KERTAS
(Tugas Bahasa Indonesia ke-4)


Image



Di susun oleh :
Nama : Siti Yunita Handayani
Npm : 16211835
Kelas : 3EA16

FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
Judul                             : Perahu Kertas
Penulis                  : Dewi Lestari
Penerbit                : Bentang Pusaka
Tanggal Terbit    : Agustus 2009
Tebal Halaman   : 444 halaman
Harga                  : Rp 35.000,-


PERAHU KERTAS
Sebuah novel yang berjudul “ Perahu Kertas” adalah novel yang dibuat oleh Dewi Lestari. Ia membuat novel ini dengan mengangkat tema persahabatan 4 sekawan yang easy reading dan heart catching untuk para pembaca dari berbagai lapisan usia. Dikemas dengan bahasa dan pendeskripsian keadaan yang lugas tetapi penuh syarat akan nilai-nilai serta makna kehidupan. Tidak hanya bercerita tentang remaja, tetapi bercerita tentang dinamika kehidupan empat orang remaja serta korelasinya dengan lingkungan internal. Ditambah lagi  dengan penggambaran setting waktu dan tempat yang sangat detail. Tetapi tidak berlebihan seakan membuat seolah kita ikut terlibat di dalamnya.
Novel ini dimulai dengan keenan, seorang remaja pria yang baru lulus SMA, yang selama enam tahun tinggal di Amsterdam bersama neneknya. Keenan merupakan sosok yang cerdas dan memiliki bakat melukis yang sangat kuat, dan ia tidak punya cita-cita lain selain menjadi pelukis. Tapi perjanjian dengan ayahnya memaksa ia meninggalkan Amsterdam dam kembali ke Indonesia untuk kuliah. Keenan diterima berkuliah di Bandung, di Fakultas Ekonomi sesuai keinginan ayahnya.
Di sisi lain, ada kugy, cewek unik cenderung memiliki penampilan berantakan, namun ia memiliki imaginasi yang tinggi. Ia juga akan berkuliah di Universitas yang sama dengan keenan. Sejak kecil, kugy menggila-gilai dongeng. Tak hanya koleksi dan puny ataman bacaan, ia juga senang menulis dongeng. Cita-citanya hanya satu yaitu ingin menjadi juru dongeng. Namun kugy sadar bahwa penulis dongeng bukanlah profesi yang menyakinkan dan mudah diterima di lingkungan. Tak ingin lepas dari dunia menulis, kugy meneruskan studinya di Fakultas Sastra.
Kugy dan keenan di pertemukan lewat pasangan eko dan noni. Eko adalah sepupu keenan, sementara Noni adalah sahabat Kugy sejak kecil. Terkecuali Noni, mereka semua hijrah dari Jakarta, lalu berkuliah di Universitas yang sama di Bandung. Mereka berempat akhirnya bersahabat karib. Lambat laun, Kugy dan Keenan  yang memamg sudah saling mengagumi, mulai mengalami transformasi. Diam-diam, tanpa pernah berkesempatan untuk mengungkapkan, mereka saling jatuh cinta. Namun kondisi saat itu serba tidak memungkinkan. Kugy sudah punya kekasih, cowok bernama Joshua, alias Ojos (panggilan yang dengan semena-mena diciptakan oleh Kugy). Sementara Keenan saat itu dicomblangkan oleh Noni dan Eko dengan seorang kurator muda bernama Wanda, sesosok gadis yang sama berbakat dengan Keenan. Keduanya berbakat menjadi pelukis namun kedua orang tua mereka jugalah yang tidak setuju karena orang tua mereka berpendapat bahwa lukisan tidak bisa menghasilkan uang untuk hidup. Karena merasa senasib, hubungan keduanya semakin dekat.
Namun, saat Kugy melihat hal itu , ia seperti cemburu namun ia juga berusaha untuk menampiknya. Entah apa yang ada dibenak Wanda hingga ia mau melakukan apa saja demi menunjukkan rasa cintanya pada Keenan. Dan  ia pun berhasil membuat Keenan menjadi kekasihnya. Saat mendengar bahwa Wanda dan Keenan sudah menjadi sepasang kekasih, Kugy seakan ditombak peluru tepat pada dadanya. Kugy tak tahu apa yang ia rasakan. Kugy bingung dengan perasaannya sendiri. Disatu sisi, ia memiliki Ojos, kekasihnya. Namun disatu sisi ia merasa ada special feeling buat Keenan. Ojos mulai merasakan perubahan sikap pada Kugy. Ia merasa Kugy sudah tak peduli lagi padanya. Hingga akhirnya, hubungan mereka kandas.
Persahabatan empat sekawan itu mulai merenggang. Kugy lantas menenggelamkan dirinya dalam kesibukan baru, yakni menjadi guru relawan di sekolah darurat bernama Sakola Alit. Di sanalah ia bertemu dengan Pilik, muridnya yang paling nakal. Pilik dan kawan-kawan berhasil ia taklukkan dengan cara menuliskan dongeng tentang kisah petualangan mereka sendiri, yang diberi judul “Jenderal Pilik Dan Pasukan Alit”. Kugy menulis kisah tentang murid-muridnya itu hampir setiap hari dalam sebuah buku tulis, yang kelak ia berikan pada Keenan.
Hubungan Keenan dengan Wanda yang awalnya mulus pun mulai berubah. Wanda berfikir, Keenan tak sepenuhnya mencintainya hingga mereka berdua menghadapi konflik besar dan akhirnya mereka kandas juga. Saat dua pasang kekasih itu tak lagi menjalin cinta. Keenan disadarkan dengan cara yang mengejutkan bahwa impian yang selama ini ia bangun harus kandas dalam semalam. Dengan hati hancur, Keenan meninggalkan kehidupannya di Bandung, dan juga keluarganya di Jakarta. Ia lalu pergi ke Ubud, tinggal di rumah sahabat ibunya, Pak Wayan.
Masa-masa bersama keluarga Pak Wayan, yang semuanya merupakan seniman-seniman sohor di Bali. Mulai mengobati luka hati Keenan pelan-pelan. Sosok yang paling berpengaruh dalam penyembuhannya adalah Luhde Laksmi, keponakan Pak Wayan. Keenan mulai bisa melikis lagi. Berbekalkan kisah-kisah “Jenderal Pilik Dan Pasukan Alit” yang diberikan Kugy padanya. Keenan menciptakan lukisan serial yang menjadi terkenal dan diburu para kolektor.
Kugy, yang juga snagat kehilangan sahabat-sahabatnya dan mulai kesepian di Bandung, menata ulang hidupnya. Ia lulus kuliah dengan cepat dan langsung bekerja di sebuah biro iklan di Jakarta sebagai copywriter. Di sna, ia bertemu dengan Remigius, atasannya sekaligus sahabat abangnya. Kugy meniti karier dengan cara tak terduga-duga. Pemikirannya yang ajaib dan serba spontan membuat ia menjadi orang yang diperhitungkan di kantor itu. Namun Remi melihat sesuatu yang lain. Ia menyukai Kugy bukan karena ide-idenya, tapi juga semangat dan kualitas unik yang senantiasa terpancar dari Kugy. Dan akhirnya Remi harus mengakui bahwa ia mulai jatuh hati. Sebaliknya, ketulusan Remi juga meluluhkan hati Kugy.
Sayangnya, Keenan tidak bisa selamanya tinggal di Bali. Karena kondisi kesehatan ayahnya yang memburuk, Keenan terpaksa kembali ke Jakarta, menjalankan perusahaan keluarganya karena tidak punya pilihan lain. Walaupun Keenan melakukan “long-distance” dengan Luhde dan Kugy tidak bisa selalu bertemu tiap hari dengan Remi, hubungan mereka baik-baik saja. Mereka merasa telah menemukan cinta masing-masing. Namun, hal tersebut tak bertahan lama. Luhde merasa hati Keenan tak sepenuhnya untuk dirinya dan Remi pun juga merasa seperti itu. Dan pada akhirnya lukisan dan dongeng itu bersatu serta hati dan impian mereka bertemu.
Pertemuan antara Kugy dan Keenan tidak terelakkan. Bahakan empat sekawan ini bertemu lagi. Semua dengan kondisi yang sudah berbeda. Dan kembali, hati mereka diuji. Kisah cinta dan persahabatan selama lima tahun ini pun berakhir dengan kejutan bagi semuanya. Akhirnya setiap hati hanya bisa kembali pasrah dalam aliran cinta yang mengalir entah ke mana. Seperti perahu kertas yang dihanyutkan di parit, di empang, di kali, di sungai, tapi selalu bermuara di tempat yang sama. Meski kadang pahit, sakit, dan meragu, tapi hati sesungguhnya selalu tahu.
Biografi pengarang :
          Dewi Lestari, yang bernama pena Dee, lahir di Bandung, 20 januari 1976. Novel Perahu Kertas ini sudah lebih dulu versi digital (WAP) pada April 2008, dan kini diterbitkan atas kerja sama antara Truedee Books dan Bentang Pustaka. Naskah yang awalnya ditulis pada tahun 1996 dan sempat ‘mati suri’ selama 11 tahun ini akhirnya ditulis ulang oleh Dee pada akhir 2007, menjadikan Perahu Kertas sebagai novel pertamanya yang bergenre popular.
Tokoh :
·        Kugy_orang yang bertubuh kecil, mungil, dan berpenampilan berantakan santai ala kadarnya. Dari benaknya mengalir banyak untaian dongeng yang indah.
·        Keenan_seorang pemuda tampan, cerdas, artistik, dan penuh kejutan. Dari tangan tercipta lukisan-lukisan magis.
·        Noni_teman kugy dari kecil. Bawel, tapi ia sangat sayang pada kugy.
·        Eko_pacar noni. Teman sekolah kugy saat masih duduk dibangku SMP.
·        Ojos_ pacar kugy yang pertama.
·        Wanda_seorang kurator muda, pintar, dan berbakat seperti keenan.
·        Remi_pengusaha biro iklan sekaligus atasan di tempat kugy bekerja, dan kekasih kugy sebelum bertemu keenan kembali.
·        Luhde_keponakan pak wayan dan kekasih keenan saat di Ubud, Bali.
·        Pak wayan_teman ibunya keenan dan memiliki bakat melukis sama dengan keenan.
Tema : persahabatan, impian, dan percintaan
Alur : Dilihat dari cerita novel ini, terjadi alur maju mundur artinya dalam cerita terjadi flashback ke masa lalu dan kejadian masa depan.
Sudut Pandang : Dalam novel, sudut pandang yang digunakan adalah orang ketiga tunggal.
Gaya Bahasa : Bahasa yang digunakan dalam novel ini adalah gaya bahasa yang mengikuti perkembangan zaman sekarang (modern) dan sesuai dengan kondisi masyarakat sekarang sehingga novel dapat dengan mudah dimengerti.
Tempat : Jakarta, Bandung, Bali
Kelebihan : Penulis dalam novel ini menggunakan bahasa-bahasa yang komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para pembacanya dari berbagai kalangan. Selain itu, novel ini mengandung nilai-nilai yang sangat penting untuk dijadikan pelajaran , seperti persahabatan, percintaan, perjuangan, semangat, dan impian.
Kekurangan : Pembaca cenderung dapat menebak akhir dari cerita novel ini.
Kesimpulan dan Penutup :
          Kisah yang diceritakan dalam novel ini penuh dengan konflik batin, sulit untuk melepaskan perasaan yang sudah tertanam begitu dalam hati seseorang. Rumit, dan banyak kejadian yang seharusnya mudah untuk diselesaikan namun karena ego masing-masing pihak.
          Novel ini juga mengajarkan bahwa kita harus yakin dengan apa yang kita lakukan. Hobi adalah pekerjaan paling menyenangkan. Menjadi diri sendiri, bebas, dan berkarya apapun hasilnya, namun kepuasan batin dan menyenangkan orang banyak dengan hasil karya pribadi yang mencerminkan diri sendiri adalah makna kehidupan dan hasil yang berharga dan tak ternilai dengan materi. Novel ini juga mengajarkan arti persahabatan. Bahwa sesungguhnya sahabat walapun dalam masa sulit sekalipun, tak akan bisa melihat sahabatnya terluka.
          Penulis “Dee” mampu menceritakan detail setiap tokoh dalam novel ini, sehingga dapat membuat pembaca terjun dalam kehidupan masing-masing tokoh. Menbawa pembaca untuk bisa menikmati setiap jalan cerita, dan membawa pembaca untuk membaca setiap halamannya, setiap lembarnya dengan begitu antusias. Dia juga mampu mentransformasikan pendewasaan yang sudah sewajarnya timbul dari seorang remaja menjadi pribadi yang lebih dewasa dan menghargai arti kehidupan, persahabatan, cinta, dan impian.

tugas proposal pengajuan skripsi lanjutan


TUGAS PROPOSAL PENGAJUAN SKRIPSI
( Tugas 3 : Lanjutan Bab IV )
( ANALISIS FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA)
Image

Disusun oleh :
SITI YUNITA HANDAYANI
16211835
3EA16
TUGAS SOFTSKILL B.INDONESIA

JURUSAN/PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014


BAB IV
PENUTUP

PEMBAHASAN
            Berdasarkan teknik analisa data yang dilakukan oleh penulis terhadap PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA dengan menggunakan Metode Interview Dan Quesioner dapat di hasilkan sebagai berikut :
1.      Dengan menggunakan Metode Interview hasil penelitian menunjukkan bahwa 90% faktor-faktor seperti harga, selera, kualitas, harga jual kembali, prestice, dan promosi, secara simultan berpengaruh terhadap perilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA.
2.      Dengan menggunakan Metode questioner hasil penelitian menunjukkan bahwa 95% faktor kualitas mempunyai pengaruh dominan terhadap perilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA.

KESIMPULAN
            Berdasarkan analisa 2 metode di atas, maka dapat di ambil kesimpulan bahwa faktor-faktor tersebut sangat berpengaruh terhadap perilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA.





SARAN
            Setelah membandingkan teori-teori dan kenyataan yang didapat dari hasil analisa yang telah dilakukan oleh penulis, maka penulis mencoba untuk memberikan beberapa saran dibawah ini yang sekiranya dapat menjadi bahan pertimbangan perusahaan yang memproduksi sepeda motor Honda.
1.      Perusahaan harus dapat mengevaluasi harga, selera, kualitas, dan promosi yang lebih baik lagi agar pembelian sepeda motor Honda dapat terus meningkat.
2.      Perusahaan harus dapat menyusun kebijakan – kebijakan yang efektif dan efisien agar masyarakat tidak beralih pada produk lain.

tugas proposal pengajuan skripsi


TUGAS PROPOSAL PENGAJUAN SKRIPSI
( ANALISIS FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA)
Image

Disusun oleh :
SITI YUNITA HANDAYANI
16211835
3EA16
TUGAS SOFTSKILL B.INDONESIA

JURUSAN/PROGRAM STUDI MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014

KATA PENGANTAR


Segala puji bagi Allah SWT, atas rahmat dan hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun proposal skripsi dengan judul ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI
PERILAKU KONSUMEN DALAM PEMBELIAN SEPEDA MOTOR HONDA.
Adapun penyusunan proposal skripsi ini dilakukan Sebagai Salah Satu Syarat Penyusunan Skripsi Program Studi  dan selanjutnya proposal ini sebagai pertimbangan pihak terkait untuk dilanjutkan kebentuk skripsi.
Penulis menyadari akan kekurangan dalam penyusunan proposal skripsi ini, oleh karena itu bimbingan dan arahan dari berbagai pihak sangat peneliti harapkan demi hasil penelitian yang lebih baik.
Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan penelitian ini dan senantiasa memberikan arahan dan bimbingan kepada penulis. Semoga hasil penelitian ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis umumnya bagi pembaca.


Depok, 21 Juni 2014

Penyusun,







DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ……………………………………………………………………     i
DAFTAR ISI ………………………………………………………………………………    ii
BAB I  Pendahuluan ……………………………………………………………………...     1
1.1  Latar Belakang ……………………………………………………………….     1
1.2   Rumusan Masalah .…………………………………………………………..     2
1.3  Tujuan Dan Manfaat Penelitian  ...………………………………………….     2
1.3.1 Tujuan penelitian ……………………………………………………    2
1.3.2 manfaat penelitian …………………………………………………..    2
BAB II  Landasan Teori Dan Hipotes  ………..………………………………………...      3
2.1.  Landasan Teori ……………………………………………………………..      3
2.2   Kerangka Analisa ……...…………………………………………………...      4
2.3   Hipotesis Penelitian…………..……………………………………………..      4
BAB III Metodologi Penelitian .......…………………………………………………….       5
3.1  Lokasi Penelitian  ...…………………………………………………………      5
3.2  Jenis Dan Sumber Data  ……………………………………………………      5
3.3  Teknik Analisa Data  ……………………………………………………….      5
DAFTAR PUSTAKA …………………………………………………………………...       6
 BAB IV Penutup ………………………………………………………………………..      8
            4.1  Pembahasan ………………………………………………………………...      8
            4.2  Kesimpulan …………………………………………………………………      8
            4.3  Saran ……………………………………………………………………….       9
BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang
Di era globalisasi ini banyak sekali terdapat merk-merk sepeda motor yang ditawarkan kepada konsumen seperti merk YAMAHA, HONDA, SUZUKI, KAWASAKI, KTM dan lain sebagainya. Dimana masing-masing merk motor tersebut berusaha untuk membuat produknya lebih unggul dibandingkan merk lain. maka, kegiatan pemasaran yang baik dan tepatlah yang memegang peranan yang penting dalam menunjang kelangsungan usaha dan perkembangan suatu perusahaan. Dengan kata lain pihak produsen harus mampu merebut hati konsumen akan hasil suatu produksi yang dijual dan berupaya untuk memuaskan konsumennya.
Dalam memahami perilaku konsumen tentu tidak mudah karena konsumen memiliki sifat yang berbeda-beda. sebagaimana dari kebutuhan manusia yang tidak terbatas disamping dipengaruhi oleh kondisi eksternal dan internal lainnya yang berakibat langsung terhadap prilaku konsumen. Faktor eksternal tersebut meliputi, kebudayaan, sub budaya, kelas sosial, kelompok sosial, kelompok referensi, dan keluarga. Sedangkan faktor internalnya adalah faktor yang ada pada diri konsumen itu sendiri ( psikologis ) yang meliputi : belajar, kepribadian, dan konsep diri, serta sikap. ( Stanton,1996:155 ).
Dan oleh sebab itu, konsumen harus dapat mengendalikan perubahan prilaku tersebut dengan berusaha mengimbanginya, yakni dengan mempengaruhi konsumen dalam membeli produk yang ditawarkan dan melalui evaluasi berkala demi kelangsungan hidup produsen itu sendiri. Tidak semua sepeda motor diminati oleh sebagian besar konsumen yang ada, tetapi hanya beberapa saja. Sepeda motor HONDA sepertinya sudah menjadi tuntutan para pengendara sepeda motor terutama pengendara yang ingin memiliki kendaraan irit bahan bakar. Melihat keadaan ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian mengenai perilaku konsumen yang yang merupakan salah satu dasar dalam menerapkan strategi pemasaran untuk mencapai tujuan, yaitu memberikan kepuasan kepada konsumen,sehingga diharapkan dapat membawa kepada peningkatan penjualan yang berakibat langsung pada peningkatan pasar.

1.2  Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah yang di kemukakan,maka dapat diidentifikasikan beberapa hal sebagai berikut :
•    Banyaknya merk-merk sepeda motor yang ditawarkan oleh produsen kepada konsumen.
•    Sepeda motor merupakan salah satu alat transportasi yang cukup efisien dan mudah menggunakannya.
•    Pentingnya memahami perilaku konsumen untuk meningkatkan penjualan.
•    Sepeda motor HONDA banyak diminati oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi GUNADARMA.

Sehingga berdasarkan uraian diatas, maka permasalahannya dapat dirumuskan sebagai berikut :
1.    Apakah faktor-faktor seperti harga, selera, kualitas, harga jual kembali, prestice, dan promosi secara simultan mempengaruhi perilaku konsumen dalam membeli sepeda motor HONDA ?
2.    Dari faktor-faktor tersebut, faktor manakah yang paling dominan memberikan pengaruh terhadap perilaku konsumen terhadap pembelian sepeda motor HONDA !

1.3 Tujuan dan Manfaat Penelitian

1.3.1  Tujuan Penelitian
Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah sebagai berikut :
1.Untuk mengetahui perilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA, dilihat dari harga, selera, kuallitas, harga jual kembali, prestice, dan promosi.
1. Untuk mengetahui faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA.
1.3.2. Manfaat Penelitian
Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah sebagai berikut :
1. Penelitian ini diharapkan menjadi bahan pertimbangan dan masukan bagi perusahaan dalam menetapkan kebijakan dan strategi dibidang pemasaran untuk mengimbangi usaha bisnis mereka.
2. Diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi penelitian selanjutnya

BAB II
LANDASAN TEORI DAN HIPOTESA
2.1 Landasan Teori
1. Pengetian Pemasaran
Sehubungan dengan permasalahannya yang terdapat dalam penelitian ini maka diperlikan teori-teori dan konsep-konsep yang memerlukan penjelasan. Dalam banyak perusahaan dewasa ini, pemasaran memegang peranan sebagai suatu faktor penting untuk bertahan menjalan usaha dan bergelut dalam dunia persaingan. Pemasaran merupakan faktor penting sebagai strategi perusahaan dalam menjalankan usahanya terutama yang berhubungan dengan konsumen. Kata pemasaran berasal dari kata pasar, atau bisa juga diartikan dengan mekanisme yang mempertemukan permintaan dan penawaran.
Menurut Kotler ( 2002 : 9 ) “Pemasaran adalah proses sosial yang didalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan secara bebas mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain”.
Menurut Lamb, Hair, Me Daniel ( 2001 : 6 ) “Pemasaran adalah suatu proses perencanaan dan menjalankan konsep, harga, promosi, dan sejumlah ide, barang dan jasa untuk menciptakan pertukaran yang mampu memuaskan tujuan individu dan organisasi.”
Dari kedua definisi diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa pada dasarnya pemasaran bukan hanya kegiatan menjual barang maupun jasa tetapi juga meliputi kegiatan untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan dengan berusaha mempengaruhi konsumen untuk bersedia membeli barang dan jasa perusahaan melalui penciptaan, penawaran, dan pertukaran produk yang bernilai.
Hal ini sangat penting bagi manajer pemasaran untuk memahami tingkah laku konsumen tersebut.Sehingga perusahaan dapat mengembangkan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan produk secara lebih baik. Dengan mempelajari prilaku konsumen, manajer akan mengetahui kesempatan, mengidentifikasi, serta menentukan segmentasi pasar.
2. Perilaku Konsumen
Menurut Swasta ( 1996 : 6) “Perilaku konsumen dapat didefinisikan sebagai kegiatan individu yang secara langsung terlibat dalam mendapatkan termasuk mempergunakan barang dan jasa keputusan pada persiapan dan menentukan kegiatan-kegiatan tersebut.”
Menurut Peter J. Paul dan Jerry C. Olson ( 200 : 6 ) “Perilaku konsumen merupakan interaksi dinamis antara pengaruh dan kondisi kejadian disekitar lingkungan, dimana manusia melakukan aspek pertukaran dalam kehidupan mereka.”
Dari dua jenis definisi di atas dilihat ada dua hal penting dari perilaku konsumen yaitu proses pengembalian keputusan dan kegiatan fisik yang semuanya ini melibatkan individu dalam menilai, mendapatlkan dan mempergunakan barang-barang dan jasa secara ekonomis. Dengan kata lain perilaku konsumen adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku konsumen dalam arti tindakan-tindakan yang dilakukan untuk membeli suatu barang atau jasa tertentu.

3. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Pembelian Konsumen
a. Kebudayan
b. Faktor Sosial
c. Faktor Pribadi
d. Faktor Psikologis
e. Faktor Pribadi
2.2  Kerangka Analisa
Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pelanggan sepeda motor HONDA dilingkungan mahasiswa Fakultas Ekonomi GUNADARMA.
2.3 Hipotesis Penelitian
a. Hipotesis I
Ho : Diduga faktor-faktor seperti harga, selera, kualitas, harga jual kembali, prestice, dan promosi, secara simultan tidak berpengaruh terhadap perilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA.
Ha : Diduga faktor-faktor seperti harga, selera, kualitas, harga jual kembali, prestice, dan promosi, secara simultan berpengaruh terhadap perilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA.
b. Hipotesis II
Ho : Diduga faktor kualitas tidak mempunyai pengaruh dominan terhadap prilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA dilingkungan Fakultas Ekonomi GUNADARMA.
Ha :  Diduga faktor kualitas mempunyai pengaruh dominan terhadap prilaku konsumen dalam pembelian sepeda motor HONDA dilingkungan Fakultas Ekonomi GUNADARMA.

BAB III
METODOLOGI PENELITIAN

3.1  Lokasi Penelitian
Penelitian ini mengambil lokasi pada Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma yang beralamatkan Jl. Margonda Raya No. 100 Pondok Cina, Depok 16424
3.2  Jenis dan Sumber Data
1. Jenis Data
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa :
a. Data Kualitatif
Yaitu data yang berbentuk kata, kalimat, skema, dan gambar, seperti literatur-literatur serta teori-teori yang berkaitan dengan penelitian penulis.
b. Data Kualitatif
Yaitu data yang berbentuk angka atau data kualitatif yang diangkakan ( scoring ).
2. Sumber Data
Sumber data dalam penelitian ini berupa :
a. Data Primer
Yaitu data yang diperoleh langsung dari responden penelitian melalui wawancara dan quesioner dilapangan.
3.3   Teknik Analisa Data
Metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah :
a. Interview
Yaitu suatu metode yang secara langsung mengadakan wawancara kepada koresponden dengan beberapa pertanyaan untuk mendapatkan data primer.
b. Quesioner
Yaitu teknik pengambilan data dengan memberikan seperangkat pertanyaan atau pertanyaan tertulis kepada responden untuk menjawab.


DAFTAR PUSTAKA

1. Stanton, William J.1996. Prinsip Pemasaran (terjemahan). Edisi 7, jilid 1. Erlangga. Jakarta.
2. Lamb,Hair,Mc Daniel.2001. Pemasaran (terjemahan).Edisi Bahasa Indonesia,Jilid Pertama.Salemba       empat.Jakarta.
3. Kotler, Philip.2002.Manajemen Pemasaran (terjemahan).Edisi Millenium, jilid 1.PT. Prenhallindo. Jakarta.
4. Enggel,Blackwell,Miniard.1994. Prilaku Konsumen (terjemahan).Edisi Enam.Jilid Pertama.Binarupa Aksara.Jakarta.
5. Arikunto,Suharsimi.2002. Prosedur Penelitian.Edisi Revisi V.PT.Rineka Cipta.Jakarta.
6. http://pian-glace.blogspot.com/2011/12/proposal-penelitian-ekonomi-manajemen.html
7. http://muthiadewi28.blogspot.com/2012/06/proposal-penelitian-ekonomi-manajemen.html